<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>..::Iben's Blog::..</title>
	<atom:link href="http://iben18.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iben18.wordpress.com</link>
	<description>A little Story On The Way</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 09:58:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='iben18.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>..::Iben's Blog::..</title>
		<link>http://iben18.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://iben18.wordpress.com/osd.xml" title="..::Iben&#039;s Blog::.." />
	<atom:link rel='hub' href='http://iben18.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>New Place, new Hope</title>
		<link>http://iben18.wordpress.com/2010/03/10/new-place-new-hope/</link>
		<comments>http://iben18.wordpress.com/2010/03/10/new-place-new-hope/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 09:58:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iben18</dc:creator>
				<category><![CDATA[5584]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iben18.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[10 Maret 2010,  03.30&#8230; Saya Menginjakkan kaki lagi di Cikarang, sebuah kota industri di sebelah timur kota jakarta. Tempat ini tidak begitu asing bagi saya karena satu tahun lalu saya pernah satu bulan disini untuk magang di sebuah perusahan elektronik terkemuka. Dan sekarang, mulai tanggal 11 Maret, saya akan menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Walaupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iben18.wordpress.com&amp;blog=2181499&amp;post=28&amp;subd=iben18&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10 Maret 2010,  03.30&#8230;</p>
<p>Saya Menginjakkan kaki lagi di Cikarang, sebuah kota industri di sebelah timur kota jakarta. Tempat ini tidak begitu asing bagi saya karena satu tahun lalu saya pernah satu bulan disini untuk magang di sebuah perusahan elektronik terkemuka. Dan sekarang, mulai tanggal 11 Maret, saya akan menjadi bagian dari perusahaan tersebut.</p>
<p>Walaupun pernah tinggal disini, tetap saja ini tempat baru bagi saya dan masih asing bagi saya. Lingkungan baru, bertemu orang baru, budaya baru, dan jauh dari keluarga. huff, rasanya kesepian disini dan saya haru beradaptasi dengan lingkungan baru ini.</p>
<p>Jadi inget nasihatnya pak Uki. Kita di perantauan, jauh dari keluarga dan sanak famili maka carilah teman sebanyak-banyaknya dan bangunlah silahturahim. Karena merekalah yang akan menjadi saudaramu ditempat perantauan. Dan bila terjadi sesuatu hal, merekalah yang akan membantumu terutama tetanggamu.</p>
<p>Jadi mulai sekarang, kenalilah tetanggamu, cari banyak teman, bangun silahturahimm dan bergaullah dengan benar.</p>
<p>New place.. new hope</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iben18.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iben18.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iben18.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iben18.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iben18.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iben18.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iben18.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iben18.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iben18.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iben18.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iben18.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iben18.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iben18.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iben18.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iben18.wordpress.com&amp;blog=2181499&amp;post=28&amp;subd=iben18&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iben18.wordpress.com/2010/03/10/new-place-new-hope/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4cb5c7f94da4a2f914f71b9b01aee83e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iben18</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips wawancara</title>
		<link>http://iben18.wordpress.com/2010/02/12/tips-wawancara/</link>
		<comments>http://iben18.wordpress.com/2010/02/12/tips-wawancara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 11:45:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iben18</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iben18.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Artikel dibawah ini sangat lengkap mengenai wawancara, bahkan rahasia pertanyaan-pertanyaan yang sering di lontarkan oleh Interviwer. So dibaca sampai habis ya&#8230; Good luck for you&#8230; Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iben18.wordpress.com&amp;blog=2181499&amp;post=22&amp;subd=iben18&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel dibawah ini sangat lengkap mengenai wawancara, bahkan rahasia<br />
pertanyaan-pertanyaan yang sering di lontarkan oleh Interviwer. So<br />
dibaca sampai habis ya&#8230; Good luck for you&#8230;</p>
<p>Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua<br />
pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab<br />
kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam<br />
wawancara. Alasannya ? tidak smart dan taktis dalam menjawab pertanyaan.</p>
<p><strong>1. Ceritakan tentang diri anda</strong></p>
<p>Erina Collins, seorang agen rekruitmen di Los Angeles menyatakan<br />
seringkali ada perbedaan yang mengejutkan antara ketika kita membaca<br />
lamaran seseorang dengan saat berhadapan dengan si pelamar. “Pengalaman<br />
menunjukkan, surat lamaran yang optimis tidak selalu menunjukkan bahwa<br />
pelamarnya juga sama optimisnya,” kata Erina. Ketika pewawancara<br />
menanyakan hal yang sederhana seperti “Di mata anda, siapa anda?” atau<br />
“Ceritakan sesuatu tentang anda”, banyak pelamar menatap pewawancaranya<br />
dengan bingung dan lalu seketika menjadi tak percaya diri.</p>
<p>“Saya merasa biasa-biasa saja” atau “tak banyak yang bisa saya ceritakan<br />
tentang diri saya” seringkali menjadi jawaban yang dipilih pelamar<br />
sebagai upaya merendahkan diri. Selama ini banyak artikel karir<br />
konvensional yang menyarankan agar anda sebaiknya merendahkan diri<br />
sebisa mungkin, sebagai upaya mencuri hati si pewawancara. “Tapi ini<br />
jaman modern. Jawaban yang terlalu merendah dan banyak basi-basi hanya<br />
menunjukkan bahwa anda sebenarnya tidak yakin dengan diri anda. Dan<br />
perusahaan masa kini tidak butuh karyawan seperti itu,” tegas Erina.</p>
<p>Pengalaman Eliana Burthon, staf humas sebuah hotel berbintang di New<br />
York mungkin menarik untuk disimak. Ketika pewawancara memberinya satu<br />
menit untuk bercerita tentang dirinya, Eliana mengatakan “Saya Eliana<br />
Burthon, anak pertama dari lima bersaudara. Sejak SMA, saya aktif di<br />
koran sekolah. Disitu saya menulis, mewawancarai orang-orang di sekitar<br />
saya dan berhubungan dengan mereka. Dari situ saya sadar alangkah<br />
menariknya bisa bertemu dengan orang banyak, berdiskusi dan mengetahui<br />
banyak hal dari mereka. Diluar itu, saya senang musik, membaca dan<br />
traveling.Ketika kuliah, saya sering menulis pengalaman jalan-jalan<br />
saya, atau sekedar memberi referensi kaset yang sedang laris untuk koran<br />
kampus saya.”<br />
Meski tak memberikan jawaban yang berbunga-bunga, apa yang diungkapkan<br />
Eliana tentang dirinya menunjukkan bahwa dirinya terbuka, ramah dan<br />
punya rasa ingin tahu. “Jawaban itu cerdas dan efektif untuk<br />
menggambarkan bagaimana dia menyatakan secara implisit bahwa dirinya<br />
merasa layak ditempatkan di posisi yang diincarnya. Pewawancara butuh<br />
jawaban seperti itu. Cukup singkat, tapi menunjukkan optimisme yang<br />
alamiah,” kata Erina Collins.<br />
Kalau anda dipanggil untuk wawancara, sebisanya persiapkan diri dengan<br />
baik. Rasa percaya diri dan menunjukkan bahwa anda menjadi diri sendiri<br />
adalah yang terpenting. Pewawancara tidak butuh jawaban yang<br />
berbunga-bunga, berapi-api apalagi munafik. Pada kesempatan pertama,<br />
mereka biasanya ingin melihat bagaimana si pelamar menghargai diri<br />
sendiri. Sebab itu, buatlah beberapa poin tentang kemahiran anda,<br />
hal-hal yang anda sukai dan inginkan untuk masa depan anda. Kalau telah<br />
menemukan poin-poin itu, berlatihlah mengemukakan semua itu dalam sebuah<br />
jawaban singkat yang cerdas dan optimis.</p>
<p><strong>2. Hati-hati pertanyaan jebakan</strong></p>
<p>Siapapun idealnya tak suka menjawab pertanyaan-pertanya an yang<br />
memojokkan. Tapi begitulah kenyataannya ketika anda diwawancara.<br />
Seringkali banyak hal tak terduga yang dilontarkan si pewawancara dan<br />
membuat anda seringkali kelepasan bicara. Dalam hal ini, Erina memberi<br />
contoh pengalamannya ketika mewawancarai seorang pelamar tentang mengapa<br />
ia memutuskan pindah kerja.</p>
<p>“Ketika itu saya tanya ‘apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja?<br />
tadi anda bilang, lingkungan kerjanya cukup nyaman kan?’ dan pelamar itu<br />
menjawab ’saya tidak suka bos saya. Seringkali ia membuat saya jengkel<br />
dengan pekerjaan-pekerjaan tambahan dan itupun tidak membuat gaji saya<br />
naik.’ Saya lalu berpikir, apa yang akan dia katakan jika suatu saat<br />
keluar dari perusahaan saya tentulah tak beda buruknya dengan apa yang<br />
dia ungkapkan pada saya tentang perusahaan lamanya,” ungkap Erina.<br />
Poinnya, taktislah dalam memberi jawaban. Jangan pernah memberi jawaban<br />
yang menjelekkan tempat kerja anda yang lama atau apapun yang<br />
konotasinya negatif. Lebih baik kalau anda menjawab “saya menginginkan<br />
ritme kerja yang teratur dan terjadwal. Mengenai gaji, sebenarnya di<br />
tempat kerja yang lama tak ada masalah, tapi tentu saya senang kalau ada<br />
peluang untuk peningkatan gaji.” Atau kalau anda ditanya tentang<br />
kelemahan anda, lebih baik tidak menjawab “saya sering telat dan lupa<br />
waktu.” Tetapi jawablah lebih taktis, misalnya “kadang saya memang<br />
pelupa, tetapi beberapa waktu ini sudah membaik karena saya selalu<br />
mencatat segalanya di buku agenda.” atau “saya sering kesal kalau kerja<br />
dengan rekan yang lamban, tetapi sebisanya kami berdiskusi bagaimana<br />
caranya menyelesaikan kerja dengan lebih cepat.”</p>
<p>Dalam wawancara, si pewawancara selalu berupaya mengorek sedapat mungkin<br />
tentang kepribadian pelamar. Kadang pertanyaan sepele seperti “Sudah<br />
punya pacar? Ada niat menikah dalam waktu dekat?” sering ditanggapi<br />
buru-buru oleh si pelamar dengan menjawab misalnya “Sudah, rencananya<br />
kami akan menikah akhir tahun ini.” Padahal, menurut Erina, jawaban itu<br />
bisa jadi penutup peluang kerja anda. “Perusahaan selalu ingin<br />
diyakinkan bahwa calon karyawannya hanya akan fokus pada pekerjaan<br />
mereka, terutama pada awal masa kerja. Jawaban bahwa anda akan menikah<br />
dalam waktu dekat justru menunjukkan bahwa perusahaan bukanlah fokus<br />
anda yang sebenarnya, tetapi hanya seperti selingan,” ujar Erina sambil<br />
menambahkan bahwa akan lebih baik kalau anda menjawab “sudah, tapi<br />
sebenarnya saya ingin mempunyai pengalaman kerja yang cukup sebelum<br />
memutuskan untuk menikah.”</p>
<p><strong>3. Semangat dan bahasa tubuh</strong></p>
<p>Dalam wawancara kerja, penampilan memang bukan nomor satu tetapi menjadi<br />
pendukung yang ikut menentukan. Karena itu selain berpakaian rapi, tidak<br />
seronok, mencolok atau banyak pernik, tunjukkan bahasa tubuh yang baik.<br />
Jangan pernah melipat tangan di dada pada saat wawancara, karena memberi<br />
kesan bahwa anda seorang yang kaku dan defensif. Idealnya, tangan<br />
dibiarkan bebas untuk mengekspresikan kata-kata anda, tentu saja dengan<br />
tidak berlebihan.</p>
<p>Selama wawancara berlangsung, buatlah kontak mata yang intens. Pelamar<br />
yang sering membuat kontak mata menunjukkan keinginan untuk dipercaya<br />
serta kesungguhan memberikan jawaban. Rilekslah dan sesekali tersenyum<br />
untuk menunjukkan bahwa anda pribadi yang hangat. Umumnya, perusahaan<br />
menyukai pelamar yang menyenangkan. Kurangi kata-kata “saya merasa…”<br />
atau “saya kurang…” dan sebaiknya gunakan “saya pikir…”, “menurut<br />
pendapat saya..”, “saya yakin…”, “saya optimis…”. Kata-kata “saya<br />
merasa…” atau “saya kurang…” mengesankan anda lebih sering menduga,<br />
menggunakan perasaan, tidak terlalu percaya diri dan tidak menguasai<br />
persoalan.</p>
<p>Nah, siap bersaing di dunia kerja? Yang penting, persiapkan diri anda<br />
dengan baik dan jangan pernah meremehkan pertanyaan sekecil apapun dalam<br />
wawancara kerja. Selamat bersaing! (Lily Bertha Kartika/ berbagai sumber)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iben18.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iben18.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iben18.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iben18.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/iben18.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/iben18.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/iben18.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/iben18.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iben18.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iben18.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iben18.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iben18.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iben18.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iben18.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iben18.wordpress.com&amp;blog=2181499&amp;post=22&amp;subd=iben18&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iben18.wordpress.com/2010/02/12/tips-wawancara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4cb5c7f94da4a2f914f71b9b01aee83e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">iben18</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
